Demekiancara memecat karyawan yang bisa anda lakukan. Begitu sebuah keputusan telah dibuat untuk menarik dan mulai dari awal, jangan membuang waktu untuk harapan yang sesat —entah bagaimana— banyak hal yang masih harus berjalan. Mereka tidak pernah melakukan hal itu. Ingatlah, bukan orang yang Anda pecat yang membuat hidup Anda
Inidia 5 tanda kamu belum melakukan hal yang seharusnya kamu lakukan. 1. Tidak jujur pada diri sendiri Sumber: huffingtonpost.com. Untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi dalam diri Loopers, kamu harus mengenal dirimu sendiri. Lupakanlah dulu segala masalah yang sedang kamu hadapi dan coba fokus untuk mengenal diri sendiri.
17 Apa yang akan Anda lakukan jika salah satu bawahan kamu mengeluhkan masalah pribadi mereka. Kandidat: “Saya berusaha untuk dapat menjadi pemimpin yang dapat dipercaya oleh bawahan saja. Cara yang bisa saya lakukan adalah dengan menjadi kolega yang baik yang dapat diajak berdiskusi baik masalah kerja dan masalah pribadi.
BacaJuga: Sukses Jadi Reseller, Ikuti 6 Kiat Ini. Tips menjadi reseller yang paling penting adalah jangan pernah menjual barang yang tidak ada di tanganmu. Pasalnya keunggulan dari reseller adalah pedagang bisa mengetahui terlebih dahulu spesifikasi produk sehingga lebih mudah memasarkannya. «. 1.
November 5th 2009. At. 11.20 am. On Thursday. "Bertumbuh Dan Menjadi Dewasa Dalam Iman Kepada Tuhan Yesus Kristus". Ibrani 5:13-14. “ Sebab barangsiapa masih memerlukan susu ia tidak memahami ajaran tentang kebenaran, sebab ia adalah anak kecil. Tetapi makanan keras adalah untuk orang-orang dewasa, yang karena mempunyai pancaindera yang
Yatisudah masuk kerja pukul 07.00. Dalam aturan perusahaan, pekerja harus hadir paling lambat 08.00. Seharusnya, ia melakukan scan fingerprint sebelum masuk kantor. Ini merupakan tanda kehadiran pekerja. Akan tetapi, hari ini, ia lupa melakukannya. Yati baru ingat keesokan harinya. Ini merupakan kesalahan yang ia lakukan.
Kantongatau wadah vakum yang penuh membuat tidak adanya aliran udara di dalam vakum, sehingga kotoran baru yang masuk ke penampungannya tidak punya tempat lagi. Karena itu, kosongkan kantong vakum sebelum digunakan dan lakukan pengecekan apakah kantong sudah dapat digunakan. Selalu kosongkan vakum setelah penggunaan agar kotoran
wG0IWUn. - Lonjakan kasus Covid-19 di Indonesia membuat pemerintah menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat PPKM Darurat mulai hari ini, Sabtu 3/7/2021 hingga 20 Juli 2021. Masyarakat diminta untuk tak keluar rumah jika tak punya kepentingan mendesak, untuk mencegah semakin meluasnya penularan virus agar tetap aman jika harus keluar rumah karena bekerja atau ada kepentingan mendesak lainnya? Ketua Bidang Penanganan Kesehatan Satgas Covid-19, dr Alexander Ginting mengingatkan, varian baru virus corona, Alpha dan Delta, memiliki kemampuan menularkan lebih cepat. Baca juga Efektifkah Kebijakan WFH dalam Aturan PPKM Darurat? Tak hanya berisiko bagi lansia, tetapi juga anak-anak dan orang dewasa lainnya. "Virus corona varian Alpha dan Delta lebih mudah menular di semua usia. Meski sudah vaksin, masih tetap bisa terinfeksi," ujar Alex saat dihubungi Sabtu 3/7/2021. Oleh karena itu, siapa saja harus menerapkan 3M secara ketat. Tips aman keluar rumah Alex memberikan sejumlah tips bagi mereka yang terpaksa harus keluar rumah untuk kondisi tertentu. Berikut tips bagi Anda yang harus keluar rumah untuk kepentingan yang esensial Pakai masker Menjaga jarak Mencuci tangan Jika bergejala, kontak erat atau sudah terkonfirmasi PCR positif atau rapid test antigen positif tidak boleh keluar dari rumah Bagi mereka yang kontak erat, harus dikarantina di kediaman masing-masing dan yang terkonfirmasi serta bergejala harus diisolasi. Bisa isolasi mandiri atau isolasi di shelter yang disiapkan oleh pemerintah Bagi mereka yang sakit dengan gejala sedang, berat, dan parah harus dibawa ke rumah sakit. Semua kelompok ini harus menerapkan 3M dan harus ikut vaksinasi, sedangkan pemerintah menerapkan 3T. Baca juga Penjelasan soal Status Daerah Level 3 dan 4 PPKM Darurat Tips aman sebelum masuk rumah Ketika kembali ke rumah, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum masuk rumah, yaitu
Idealnya, Anda memang tidak boleh bepergian keluar rumah selama pandemi Covid-19. Kecuali, untuk urusan tertentu yang bersifat mendesak, seperti bekerja atau membeli kebutuhan pokok sehari-hari. Jika harus keluar rumah, sebaiknya segera lakukan protokol masuk rumah setelah bepergian agar terhindari dari penularan virus corona. Meski masyarakat diimbau agar tetap berada di dalam rumah selama wabah virus corona Covid-19, ada kalanya beberapa dari Anda masih harus bepergian keluar rumah untuk alasan mendesak tertentu. Misalnya, membeli bahan makanan atau obat-obatan. Begitu pula bagi para pekerja yang masih harus bepergian keluar rumah untuk tetap bekerja. Oleh karena itu, guna mencegah penyebaran virus corona di dalam rumah, berikut adalah beberapa hal yang perlu dilakukan sebagai protokol masuk rumah setelah bepergian selama pandemi virus corona 1. Lepas sepatu di pintu, sebelum masuk ke rumah Melepas sepatu di pintu sebelum masuk ke rumah adalah protokol masuk rumah yang perlu dilakukan setelah Anda bepergian. Sebaiknya, jangan melakukan kebiasaan menggunakan sepatu ke dalam rumah, apalagi sampai memakainya saat Anda menjatuhkan diri ke tempat tidur. Pasalnya, hal tersebut dapat berisiko membawa berbagai macam virus, bakteri, atau kuman dari luar ke dalam rumah. Nah, di saat wabah virus corona seperti sekarang, alangkah baiknya Anda selalu melepas sepatu di pintu sebelum masuk ke rumah. 2. Semprotkan cairan disinfektan pada barang yang dibawa bepergian Semprotkan cairan disinfektan pada barang yang Anda bawa saat bepergian Protokol masuk rumah berikutnya adalah semprotkan alkohol atau cairan disinfektan dan bersihkan benda yang Anda bawa saat bepergian. Misalnya, sepatu, pakaian, ponsel, tas, laptop, atau perangkat kerja lainnya. Menyemprotkan atau membersihkan barang-barang tersebut menggunakan alkohol atau cairan disinfektan diyakini efektif untuk membunuh bakteri, virus, kuman, dan mikroorganisme pada permukaan benda mati apa pun, yang menjadi perantara virus atau bakteri berbahaya, bila dihirup atau disentuh manusia. 3. Membuang tanda terima pembelian yang tidak diperlukan Saat bepergian ke luar rumah untuk bekerja atau membeli makanan dan barang-barang lainnya, Anda mungkin sempat menerima berbagai kertas atau tanda terima pembelian. Nah, ketika sampai di rumah, sebaiknya buang semua tanda terima pembelian, seperti kwitansi, struk, atau kertas-kertas yang dirasa tidak diperlukan ke tempat sampah. Langkah ini dilakukan sebagai salah satu cara mencegah penyebaran Covid-19 di dalam rumah. 4. Jangan menyentuh barang apa pun dan jangan langsung beristirahat Setelah melepas sepatu dan menyemprotkan alkohol atau cairan disinfektan pada barang yang dibawa bepergian, Anda bisa masuk ke dalam rumah dengan bertelanjang kaki. Namun, ingat, jangan menyentuh barang apa pun yang ada di dalam rumah sebelum mencuci tangan sampai bersih. Jangan coba-coba duduk atau merebahkan diri di kursi, sofa, ataupun tempat tidur dalam kondisi masih menggunakan pakaian yang dikenakan saat bepergian. Bagi para orangtua, jangan pula menyapa atau menggendong anak jika tubuh belum dalam kondisi bersih. 5. Segera cuci tangan dengan sabun dan air mengalir sampai bersih Lakukan cuci tangan minimal selama 20 detik Segera cuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir sampai bersih dengan langkah-langkah sebagai berikut Basahi kedua tangan dengan air, bisa menggunakan air hangat maupun air dingin. Lalu, tuangkan sabun ke telapak tangan. Usap kedua telapak tangan Anda secara perlahan dengan gerakan memutar. Gosok kedua telapak tangan hingga berbusa. Bersihkan seluruh bagian tangan secara merata, mulai dari pergelangan tangan, punggung tangan, sela-sela jari, dan kuku. Lakukan langkah ini selama minimal 20 detik. Selanjutnya, bersihkan seluruh bagian jari dengan gerakan memutar, satu demi satu. Bilas tangan hingga bersih dari sisa sabun dan kotoran. Tutup keran menggunakan tisu agar kuman tidak menempel pada tangan yang telah bersih. Terakhir, keringkan tangan menggunakan tisu atau handuk bersih. 6. Buka pakaian Segera buka pakaian dan jangan menggantungnya di kamar, apalagi menggunakannya kembali esok hari. Pasalnya, pakaian yang Anda kenakan tersebut mungkin saja terdapat virus, bakteri, atau kuman yang menempel dari luar selama Anda bepergian. Jadi, lebih baik buka pakaian sesegera mungkin saat sampai di rumah setelah bepergian agar virus, bakteri, atau kuman yang menempel tidak menyebar ke area rumah. Masuk ke kamar mandi atau toilet dan buka seluruh pakaian yang Anda kenakan saat bepergian. Kemudian, langsung tempatkan pakaian kotor tersebut di keranjang cucian tersendiri. 7. Mandi hingga bersih Mandi hingga bersih membantu menghilangkan virus dan bakteri yang menempel pada tubuh Selanjutnya, Anda bisa membersihkan tubuh dari ujung kepala sampai kaki hingga bersih. Anda dianjurkan untuk membersihkan tubuh bagian atas terlebih dahulu, lalu turun ke area tubuh bagian bawah secara berurutan. Hal ini akan memungkinkan sabun membersihkan area tubuh secara merata. Pastikan untuk membersihkan area lipatan-lipatan tubuh, seperti ketiak, selangkangan, dan area kulit di bawah payudara. Bersihkan pula sela-sela jari dan area genital Anda. Namun, jika ingin keramas, lakukan langkah pertama kali sebelum membersihkan area tubuh lainnya. Jika tubuh sudah dibersihkan dan Anda sudah mengganti pakaian, kini saatnya Anda menyapa dan berkumpul dengan anggota keluarga. Baca Juga Protokol Keluar Rumah Saat Bepergian Selama Pandemi Virus Corona Sebaiknya, Anda tetap berada di dalam rumah dan tidak bepergian selama wabah virus corona Covid-19, kecuali ada hal yang bersifat mendesak untuk dilakukan di luar rumah. Saat bepergian ke luar rumah, pastikan Anda senantiasa menggunakan masker, menjaga jarak aman dengan orang lain, serta selalu cuci tangan atau minimal gunakan hand sanitizer. Dengan melakukan protokol keluar masuk rumah setelah bepergian, Anda dapat membantu menghentikan penyebaran Covid-19 di dalam rumah. Peran keluarga dalam proses sosialisasi selama masa COVID-19 Perlu dipahami, peran keluarga dalam proses sosialisasi selama masa COVID-19 sangatlah penting untuk mencegah penyebaran virus dan menguatkan satu sama lain ditengah pandemi ini. Khususnya pada anak, peran keluarga dalam proses sosialisasi selama masa COVID-19 sangat dibutuhkan untuk membantunya tetap belajar berinteraksi dengan cara yang sehat, positif dan produktif. Berikut beberapa tips untuk tetap menguatkan peran keluarga dalam proses sosialisasi selama masa COVID-19 pada anak 1. Buatlah jadwal aktivitas harian bersama anak Berada di rumah setiap hari bisa membuat anak Anda mengira bahwa ini adalah liburan tanpa henti. Tak boleh dibiarkan begitu saja, anak bisa jadi tidak mau belajar dan membuatnya nyaman dengan situasi ini. Buatlah jadwal aktivitas harian bersama buah hati Anda dan libatkan dirinya saat mengatur jadwal kegiatan tersebut. Cara ini bisa membuatnya tetap produktif meski hanya berkegiatan di rumah dan mau mengikuti jadwal yang telah disepakati bersama. Anda bisa mengajaknya diskusi untuk mendapatkan pendapat mengenai pukul berapa ia ingin bangun tidur, mandi, belajar, makan, ataupun beristirahat. Pastikan buah hati Anda tetap merasakan keberadaan Anda di tengah keadaan yang sulit ini. 2. Pertimbangkan tempat dan lama waktu belajar anak Tempat belajar adalah salah satu faktor penting untuk dapat mendukung konsentrasi belajar buah hati Anda. Gunakanlah ruangan yang nyaman, tenang, dan memiliki pencahayaan yang baik untuk mengurangi distraksi. Pastikan ruangan tersebut tidak digabung dengan ruangan bermain atau ruangan dengan televisi yang menyala agar konsentrasinya tidak terganggu. Durasi belajar juga tidak boleh luput dari perhatian Anda. Umumnya, anak-anak bisa berkonsentrasi penuh selama 20 menit untuk belajar. Jadi, setelah buah hati Anda selesai mengerjakan beberapa soal selama 20 menit, Anda bisa membiarkannya beristirahat sejenak atau selingkanlah dengan kegiatan yang menyenangkan. 3. Pahami gaya belajar anak Setiap anak memiliki gaya belajar yang berbeda-beda. Orangtua harus mengenali gaya belajar setiap anak untuk memudahkannya dalam mendampingi dan memudahkan buah hati Anda dalam menerima pelajaran. Jika anak Anda lebih mudah menerima informasi dengan cara melihat, berarti Anda bisa melakukan gaya belajar visual. Dengan gaya belajar ini, berikan buah hati Anda buku yang bergambar, disertai dengan bentuk tulisan yang beragam, dan memiliki perpaduan warna yang beragam. Orangtua juga bisa mengajarkan buah hati Anda dengan menggunakan peta pemikiran atau mind mapping. Jika buah hati Anda lebih nyaman belajar dengan cara mendengarkan atau auditorik, maka Anda bisa lebih banyak membacakan buku. Saat mendampinginya belajar, gunakanlah intonasi yang lembut dan seperti bercerita untuk memberikan kenyamanan. Apabila buah hati Anda memiliki gaya belajar kinestik atau bergerak, Anda bisa menyalurkan beberapa pelajaran dengan gerakan-gerakan tertentu seperti memutar-mutarkan pensil atau menggerakkan kaki. Pada gaya belajar ini, Anda perlu menyiapkan alat peraga atau mempraktikan langsung apa yang dipelajari, sehingga informasi yang Anda berikan akan lebih mudah diingat buah hati Anda. 4. Berkoordinasi dengan pihak sekolah Meski buah hati Anda hanya belajar di rumah dan tidak pergi ke sekolah, orangtua harus tetap rutin berkomunikasi dengan para pengajar di sekolah anak. Anda bisa menanyakan materi apa saja yang perlu dipelajari oleh buah hati Anda dan menanyakan bagaimana kebiasaan anak selama disekolah sebelumnya. Beberapa sekolah mungkin telah membuat sistem belajar online, misalnya dengan melakukan sesi tanya jawab melalui video call atau mengerjakan tugas melalui sebuah aplikasi. Namun, pastikan Anda selalu mendampingi buah hati Anda saat mengakses internet. Berikanlah buah hati Anda hadiah atas pencapaian tertentu untuk memicu semangatnya belajar di rumah. Contohnya, saat buah hati Anda berhasil menghapal suatu materi atau bisa mengerjakan beberapa soal. Dengan begitu, buah hati Anda akan lebih termotivasi untuk belajar di rumah dan proses belajar-mengajar pun bisa menjadi hal yang menyenangkan baginya. Kegiatan belajar di rumah adalah salah satu upaya pemerintah untuk memutus rantai penyebaran COVID-19 di sekitar keluarga Anda. Pastikan waktu belajar di rumah ini tidak hanya digunakan anak untuk bermain dan bermalas-malasan. Terapkanlah tips untuk tetap menguatkan peran keluarga dalam proses sosialisasi selama masa COVID-19 pada anak ini agar buah hati Anda tidak bosan selama pandemi COVID-19 dan tetap bisa memperoleh pendidikan seperti saat di sekolah. Tanda dan gejala virus corona yang perlu diwaspadai Jika Anda merupakan salah satu orang yang masih aktif pergi keluar rumah saat pandemi viru corona, sebaiknya tetap waspadai tanda dan gejala coronavirus. Gejala infeksi virus corona dapat bervariasi, mulai dari flu ringan hingga radang paru-paru atau pneumonia. Keluhan biasanya muncul pada 2-14 hari setelah terjadi paparan virus. Keluhan dapat membaik dengan mudah pada sebagian pasien. Namun, sebagian pasien lainnya bisa mengalami pemburukan gejala dengan cepat. Gejala-gejala umum virus corona tersebut meliputi Demam Menggigil Batuk kering Sakit tenggorokan Sesak napas Nyeri otot Kelelahan Gangguan pada indera penciuman dan pengecap Penularan virus corona pada anak yang wajib diketahui orangtua Social distancing yang efektif untuk cegah penyebaran virus corona Yuk, buat cairan disinfektan sendiri di rumah dengan mudah Periksakan diri Anda ke dokter jika ada gejala demam, menggigil, batuk, atau sesak napas setelah bepergian. Terutama bagi Anda yang merasa telah berinteraksi langsung dengan orang yang terinfeksi Covid-19 dalam 2-14 hari sebelumnya. Misalnya, pernah merawat atau bertemu orang yang positif corona, setelah bepergian ke daerah yang dicurigai menjadi lokasi wabah virus corona. Anda dapat berkonsultasi langsung dengan dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ untuk mengetahui lebih lanjut seputar penyebaran Covid-19. Caranya, download sekarang di App Store dan Google Play.
Berkunjung ke rumah teman atau saudara adalah hal yang biasa. Sesekali itu perlu dilakukan untuk mempererat hubungan baik, di antara kalian. Tetapi kamu harus ingat bahwa ada beberapa poin penting, yang pantang diabaikan saat kamu bertandang ke rumah teman atau saudaramu. Walaupun sepele, namun ada tindakan atau sikap yang sebaiknya gak kamu lakukan saat bertamu, mau kan, teman atau saudaramu menganggapmu kurang sopan, karena kerap bertindak seenaknya? Bisa-bisa nanti kamu di-blacklist, apa saja sih, kebiasaan kurang baik yang perlu kamu hindari ketika bertamu ke rumah orang? Berikut tujuh di Datang terlalu pagi atau larut malamUnsplash/ Gonzalo ArnaizBertamu ke rumah teman itu wajar dilakukan oleh siapapun. Tapi harus dicamkan kalau kamu sebaiknya gak datang seenaknya. Misalkan saja, berkunjung saat pagi hari atau datang terlalu malam. Di pagi hari adalah waktu buat semua orang beraktivitas sementara malam hari adalah waktu untuk beristirahat dan berkumpul bareng keluarga sekiranya kamu tak memiliki urusan mendesak dengannya, dan harus segera mungkin diselesaikan lebih baik datang di jam yang tepat ya. Atau tanyakan dulu pada temanmu, apakah dia memiliki waktu luang, saat kamu hendak ke Masuk ke dalam rumah tanpa izinUnsplash/ Blake LiskSaat bertandang ke rumah teman, jangan sesekali masuk ke dalam rumah bila belum dipersilahkan. Ya, walaupun kalian sudah terhitung sahabat karib, namun kamu tetap harus menjaga kesopanan. Mungkin temanmu gak merasa keberatan, tapi orangtua atau saudaranya belum tentu berpikiran sama. Selain menghormati si pemilik rumah, tidak masuk sembarangan ke dalam rumah mereka, juga akan menunjukkan bahwa kamu adalah orang yang sampai berkeliling ke bagian dalam rumahnya tanpa permisi. Sebelum ada aba-aba dari si empunya rumah, jangan sesekali lanjang masuk ke dalam ya. Seperti saat ingin buang air kecil, pasti kamu akan meminta izin terlebih dahulu untuk memakai kamar mandinya, Terang-terangan minta makanUnsplash/ Dan GoldTerkadang, karena saking akrabnya kamu sampai gak sungkan minta ini-itu saat main ke rumah temanmu. Mungkin sebagian orang menganggapnya wajar, tapi ada pula lho yang akan menilai itu kurang sopan. Terang-terangan minta makan yang aneh-aneh akan mengukir image buruk padamu, lho. Iya, kalau saat itu temanmu memiliki makanan di rumahnya, kalau tidak? Dia pasti enggan berkata gak ada makanan, dan terpaksa membelikanmu sesuatu. Nah, jatuhnya malah merepotkan bukan?Sebagai tuan rumah yang baik, tentu saja dia akan menyediakanmu camilan atau setidaknya minuman kok. Kalaupun kamu ingin banget makan karena lapar, lebih baik ajak dia keluar untuk cari makanan deh. Baca Juga Hati-hati! 5 Masalah Ini Bisa Ganggu Pertemanan Lho 4. Terlalu sering main ke rumahnya Unsplash/ Yuri LevinSiapa sih yang gak senang teman atau saudaranya berkunjung ke rumah? Tapi kalau datangnya keseringan, bisa berubah jadi menyebalkan dong ya. Bayangkan bila ada temanmu yang hampir setiap hari main ke rumah, lama-lama kesel juga kan. Nah, begitu pula sebaliknya, kamu boleh kok berkunjung ke rumah teman atau saudara tapi ingat jangan terlalu intens ya. Misalkan seminggu bisa lima enam kali menghabiskan waktu di dia juga punya kesibukan sendiri yang harus diselesaikan. Atau sekedar menghabiskan waktu luang bersama keluarganya. Jika hampir tiap hari kamu "mengganggunya", dia bisa malas berteman denganmu lho. Jadi kalau mau bertandang ke rumah orang jangan tiap hari juga, Membuat kegaduhanUnsplash/Omar LopezKetika berada di rumah teman, kamu wajib menjaga kesopanan. Selain tidak berkeliling rumah seenaknya, kamu juga pantang membuat keributan. Seperti bicara terlalu keras atau tertawa dengan nada menggelegar. Ingat, meskipun kamu hanya berdua dengan temanmu sekalipun tapi ada pula tetangga dekat rumahnya yang juga bisa mendengarmu. Gak mau kan, saat main lagi ke rumahnya kamu dianggap norak oleh tetangga bahkan begitu, kamu gak boleh jadi diri sendiri dong? Bukannya begitu, tapi menahan diri dan tahu tempat itu wajib hukumnya. Toh, itu juga menyangkut harga dirimu sendiri Tidak pamitan saat akan pulangUnsplash/ ElevateSama halnya kamu mesti permisi saat datang ke rumah orang, begitu pula ketika akan pulang. Wajib untukmu berpamitan pada temanmu dan keluarganya yang ada di rumah saat itu. Jangan lantas datang tak dijemput pulang tak diantar ya. Kamu bukan jailangkung, kan? Maka dari itu, berpamitan akan menunjukkan bahwa kamu tipe orang yang mengerti sopan santun. Dengan begitu, kamu juga akan akrab dengan anggota keluarganya yang lain waktu saat kamu bertamu lagi dan kebetulan temanmu sedang tidak ada di rumah, ayah atau ibunya tak akan ragu mempersilahkanmu menunggu dulu di dalam. Bahkan mereka akan menyempatkan diri untuk menemanimu mengobrol, jadi gak bosan Main tidak kenal waktuUnsplash/ElevateSama halnya dengan datang ke rumah orang tanpa kenal waktu, main terlalu lama juga tidak baik dibiasakan. Sebaiknya kamu tahu porsi dan gak dengan sengaja menghabiskan waktunya terlalu lama. Misalkan saja datang sebelum makan siang dan pulang saat sudah hampir larut malam. Sekali lagi, semua orang juga punya kebutuhan dan kesibukannya masing-masing. Teman atau saudaramu gak bisa full hampir 24 jam menemanimu ngobrol. Atau bila kamu hanya "numpang" istirahat di rumahnya dan gak memintanya menemanimu, itu bukan berarti kamu gak menghabiskan saja, teman atau saudaramu butuh melakukan aktivitas yang bersifat pribadi dan itu bakal gak nyaman banget dikerjakan saat ada kamu di rumahnya. Sama saja kamu jadi pengganggu kan?Sebagai orang yang telah dewasa secara pemikiran, kamu tentu tahu akan batas-batas kesopanan yang harus dijaga. Menjalin silahturahmi memang dianjurkan, tapi jangan jadikan itu sebagai alasan kamu bisa seenaknya 'mencuri' waktu orang berlebihan, apalagi bersikap kurang sopan di rumah orang dibandingkan dengan harta, waktu itu sangat tak ternilai harganya, karena waktu gak bisa diputar ulang apalagi dikembalikan. Kalau kamu gak mau waktumu dicuri juga sama orang lain, jangan melakukan hal serupa, ya. Segala sesuatu yang berlebihan itu gak baik, lho. Baca Juga Jangan Frustasi, Ini 5 Cara Dewasa Menghadapi Teman yang Childish IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.
Jika tamu akan datang ke rumah dalam sehari sebelum, kira-kira apa saja yang harus dilakukan? Sama seperti dengan pemilik rumah, pastinya tamu akan merasa nyaman dan betah jika rumah yang disinggahi rapi dan bersih. Sehingga kita perlu sedikit membersihkan dan menata ulang rumah sebelum tamu tiba. Inilah delapan cara menyiapkan rumah tepat sehari sebelum orang-orang berkunjung ke Membersihkan Pintu MasukKesan pertama sangatlah penting. Anda dapat menyapu jalur pertama yang akan dilalui tamu mulai dari teras hingga pintu masuk, mengganti karpet pintu masuk atau bahkan mengelap debu yang ada di pintu Merapikan Ruang TamuVanessa LentinePada umumnya ruang tamu akan sering digunakan untuk menyambut tamu, hingga berkumpul seperti mengobrol, menonton, bermain games, atau sekadar berbincang. Sehingga Anda dapat menambahkan bantal untuk menambah kenyamanan, menyusun objek dekorasi, dan mengelap debu yang ada di Membersihkan ToiletSalah satu spot penting lainnya di dalam rumah adalah toilet. Sebagian besar tamu akan membutuhkan dan menggunakan toilet. Isi ulang perlengkapan dasar kamar mandi seperti sabun, sampo, tisu, handuk. Lakukan pula pembersihan terhadap kloset, wastafel, lantai dan cermin yang ada di toilet. Tidak hanya bersih namun toilet akan lebih nyaman jika harum, sehingga Anda dapat menambahkan pewangi ataupun Membereskan Dapur dapur, pastikan Anda membereskan peralatan dapur dan menaruh pada tempatnya, mencuci piring kotor, membersihkan wastafel dan kabinet dapur dengan disinfektan, serta melengkapi alat Menata Ulang Kamar tamu yang berkunjung berencana untuk menginap, sebagai pemilik rumah Anda harus menyiapkan kamar bagi tamu. Anda dapat memulai dari mengganti sprai kasur dan selimut dengan yang baru, menyediakan handuk, dan tempat bagi tamu menaruh barang bawaannya. 6. Sapu dan Pel perabotan dan alat untuk membersihkan lantai. Anda dapat menyapu lantai dari kotoran dan debu yang ada dan mengepelnya dengan air dan pembersih lantai, serta memvakum karpet yang ada di rumah Anda untuk menghilangkan debu atau partikel yang sulit Menghilangkan Bau Tidak SedapNeom OrganicsDengan menyegarkan udara dalam rumah akan menambah kesan yang baik bagi tamu. Pasang pengharum ruangan, lilin beraroma, atau reed diffuser pada tiap ruangan akan membantu menghilangkan bau tidak sedap pada Stok MakananTerakhir yang tidak kalah penting, Anda tentunya tidak mau membiarkan tamu Anda kelaparan, Anda perlu mempersiapkan stok makanan. Mencari tau menu kesukaan tamu dan menghidangkannya akan lebih baik, serta camilan ringan sebagai oleh Raissa Ghina PutriandaFoto Teaser
Jangan Sepelekan, Begini Adab Masuk dan Keluar Rumah masuk rumahMasuk ke dalam rumah menjadi suatu hal yang sering dilakukan oleh setiap orang. Terkadang, ada juga beberapa orang yang terbiasa masuk ke dalam rumah dengan tergesa-gesa. Begitu pula saat hendak keluar rumah, banyak orang yang pergi dengan terburu-buru entah karena takut terlambat ataupun karena alasan lainnya. Padahal, perkara masuk ke dalam rumah dan keluar dari rumah tidak boleh disepelekan begitu Islam, ada beberapa adab yang perlu dilakukan saat hendak masuk ke dalam rumah maupun saat hendak keluar rumah. Saat hendak masuk ke dalam rumah, hendaknya seseorang mengetuk pintu terlebih dahulu dengan tidak terlalu keras. Setelah itu, hendaknya mengucapkan salam dan membaca doa masuk rumah. Kemudian hendaknya masuk ke dalam rumah dengan kaki kanan terlebih jarang, banyak orang yang justru lupa membaca doa saat masuk ke dalam rumah. Kebiasaan membaca doa sebelum masuk ke rumah mungkin dianggap sepele, namun sebenarnya sangat penting untuk dilakukan. Mengapa demikian? Rupanya setan yang senantiasa mengganggu manusia tidak akan bisa masuk ke dalam rumah yang pintunya dibuka dengan jika manusia tidak membaca doa saat masuk ke dalam rumah maka setan pun bisa mendapatkan tempat untuk bermalam. Bahkan setan akan sesuka hati membuat iman sang pemilik rumah menjadi lemah. Namun jika sebelum masuk ke rumah membaca doa terlebih dahulu, maka setan pun tidak bisa masuk ke dalam rumah tersebut. Sebagaimana disebutkan oleh Rasulullah SAW dalam sabda Beliau yang diriwayatkan oleh Imam Muslim berikut Jabir bin Abdillah, ia pernah mendengar Rasulullah SAW bersabda, “Jika seseorang memasuki rumahnya lantas ia menyebut nama Allah saat memasukinya, begitu pula saat ia makan, maka setan pun berkata pada teman-temannya, “Kalian tidak ada tempat untuk bermalam dan tidak ada jatah makan.” Ketika ia memasuki rumahnya tanpa menyebut nama Allah ketika memasukinya, setan pun mengatakan pada teman-temannya, “Saat ini kalian mendapatkan tempat untuk bermalam.” Ketika ia lupa menyebut nama Allah saat makan, maka setan pun berkata, “Kalian mendapat tempat bermalam dan jatah makan malam.” HR. MuslimLalu mengapa seorang muslim wajib mengucap salam saat hendak masuk ke dalam rumah? Dari Anas bin Malik RA, ia berkata bahwa Rasulullah SAW berkata padanya, “Wahai anakku, jika engkau memasuki rumah dan menemui keluargamu, ucapkanlah salam biar datang berkah padamu dan juga pada keluargamu.” HR. TirmidziAllah juga menjelaskan perkara tersebut dalam Alquran surat An-Nur ayat 61. Dalam ayat tersebut Allah berfirman, “Maka apabila kamu memasuki suatu rumah dari rumah- rumah ini hendaklah kamu memberi salam kepada penghuninya yang berarti memberi salam kepada dirimu sendiri, salam yang ditetapkan dari sisi Allah, yang diberi berkat lagi baik.” QS. An Nur 61Kemudian doa apa yang harus diucapkan oleh umat Islam saat hendak masuk ke dalam rumah? Bacalah doa berikut, “Allahumma innii as-aluka khoirol mauliji wa khoirol makhroji bismillaahi wa lajnaa wa bismillaahi khorojnaa wa’alallohi robbina tawakkalnaa.” Yang artinya adalah, “Ya Allah, sesungguhnya aku mohon kepada-Mu baiknya tempat masuk dan baiknya tempat keluar dengan menyebut nama Allah kami masuk, dan dengan menyebut nama Allah kami keluar dan kepada Allah Tuhan kami, kami bertawakkal.” Sedangkan saat hendak keluar rumah, hendaknya mengucapkan salam. Kemudian membaca doa, “Bismillaahi tawakkaltu alallooh laa hawlaa walaa quwwata illaa bilaahi.” Yang artinya, “Dengan menyebut nama Allah aku bertawakal kepada Allah, tiada daya kekuatan melainkan dengan Allah.” Kemudian tak lupa hendaknya keluar rumah dengan kaki kanan terlebih dahulu. Demikianlah adab-adab yang hendaknya dilakukan umat Islam saat masuk rumah dan keluar rumah. Wallahu a’lam.
apa yang seharusnya kamu lakukan sebelum masuk ke dalam rumah